Senin, 13 Agustus 2012

Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur

STRUKTUR ATOM DAN SIFAT PERIODIK UNSUR
I. STRUKTUR ATOM
  1. Partikel Penyusun Atom
Inti atom (nukleon) proton
Atom netron
Kulit atom elektron
Partikel atom tersebut bisa dibedakan menjadi :
Partikel
Penemu
Lambang
Muatan
Massa(sma)
Proton
Netron
Elektron
Goldstein
Chadwick
Thompson
: p
; n
; e
+ 1
O
-1
1
1
0
B. Nomor atom dan nomor massa
Lambang nuklida ditulis dengan :
A
X
Z
A = no massa, sehingga untuk mencari jumlah
= jml p + jml n neutron :
Z = no atom n = A - Z
= jml p = jml e = No massa – no atom
Contoh :
18
1. O ~ Atom O dengan no atom = 8 berarti jumlah p = 8, e = 8
8
no massa = 18
Jumlah n dalam atom O tersebut = 18 – 8 = 10
23
2. Na ~ Atom Na dengan jumlah p = 11, e = 11, n = 23 - 11 = 12
| |
Ada beberapa istilah yang perlu kita ketahui, yaitu :
1. Isotop = Atomx dengan jumlah proton sama, tapi jumlah neutron beda
= Atomx dengan no atom sama, tapi no massa beda
Contoh :
1 2 3
H dengan H dengan H - isotop H dengan no atom sama (p sama) = 1
1 1 1
- isotop H dengan no massa beda, dengan
jumlah netron beda yaitu 0, 1, 2.
12 13
C dengan C isotop C dengan jumlah p = 6, jumlah netron masingx 6, 7
6 6
- 1 -
2. IsobAR = Atomx dengan no atom beda, tapi no massa sama (Ar sama)
Contoh :
14 14
C dengan N
6 7
24 24
Na dengan Mg
11 12
3. IsotoN = Atomx dengan no atom berbeda, tapi jumlah neutron sama
Contoh :
13 14
C dengan N atomx dengan jumlah neutron sama = 7
6 7
23 24
Na dengan Mg jumlah neutron = 12
11 12
B. Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam masingx kulit elektron atau sub kulit.
Aturan dalam pengisian konfigurasi elektron ini diurutkan dari sub kulit dengan energi rendah sampai sub kulit dengan energi yang tinggi (atau dengan prinsip Aufbau).
Untuk pengisian elektron kedalam sub kulit bisa kita lihat dari :
Kulit Sub kulit



1 s
2 s p
3 s p d
4 s p d f
5 s p d f
6 s d d
7 s p
dari diagram diatas dapat kita lihat urutan pengisian sub kulit, mulai dari sub kulit yang energinya paling rendah.
1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p
Aturan pengisian elektron pada tiap sub kulit adalah sebagai berikut :
Pada sub kulit s, elektron maksimum = 2
p = 6
d = 10
f = 14
- 2 -
Contoh :
Tuliskan konfigurasi elektron dari :
1. 1H : 1s1
2. 2He : 1s2
3. 4Be : 1s2 2s2
4. 5B : 1s2 2s2 2p1
5. “Na : 1s2 2s2 2p6 3s1
6. 5B : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4
7. 19K : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
8. 21Sc : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1
D. Perkembangan Teori Atom
Teori atom mengalami perkembangan mulai dari teori atom Datton Tungga teori atom mekanika medern. Perkembangan tersebut adalah :
1. Jhon Datton
- Atom berupa bola pejal yang amat kecil tidak dapat dibagi
- Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur
- Unsur tersusun dari atomx yang sama
- Dalam reaksi kimia, atomx tidak mengalami perubahan, yang berubah adalah susunannya.
Kelebihan teori ini : dapat dengan mudah menjelaskan hukum kekekalan massa (lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (proust).
Kelemahan : – Sekarang atom dapat dibagi (dipecah) dalam kimia nuklir
- Belum dapat menjelaskan adanya bagian penyusun atom
2. Thompson :
- Atom terdiri dari sebuah bola yang bermuatan positif dan pada bagian tertentu dari bola ini terdapat elektron yang bermuatan negatif (model roti kismis)
3. Rutherford :
- Atom terdiri dari muatan positif yang terpusat pada inti atom
- Massa atom terpusat pada inti yang dikelilingi elektron yang bermuatan negatif.
Kelemahan : Bertentangan dengan teori Maxwell yaitu mengapa elektron tetap pada lintasannya.
Menurut maxwell : elektron yang bergerak menimbulkan medan magnit, artinya elektronx ini memancarkan energi, maka pada suatu saat akan kehabisan energi dan jatuh ke inti.
- 3 -
4. Bohr
- Elektronx dalam mengelilingi inti berada pada tingkat x energi (kulit) tertentu tanpa menyerap/memancarkan energi.
- - Elektron dapat berpindah dari kulit yang lebih dalam ke kulit yang lebih luar jika menyerap energi dan jika dari kulit yang lebih luar ke kulit lebih dalam dengan memancarkan energi.
5. Model Atom Mekanik Modern
- Kedudukan elektron tidak dapat ditentukan dengan pasti (selalu bergerak mengelilingi inti)
- Elektron dalam atom berada dalam orbital
LATIHAN SOAL-SOAL STRUKTUR ATOM (ESSAY)
1. Tentukan berapa jumlah proton, netron dan elektron dari :
100 164 79 159
a. RH b. Nd c. Br d. Tb
45 60 35 65
  1. Lengkapi tabel berikut :
45
Sc
21
33
S
16
13
C
6
……….
………..
……….
Z
A
Jumlah p
Jumlah n
Jumlah e
14
15
18
19
188
79
  1. Tuliskan konfigurasi elektron dari :
a. F (no atom = 9)
b. Ga (no atom = 31)
a. I (no atom = 53)
a. Cr (no atom = 24)
a. Rn (no atom = 86)
4. Jika nukleon salah satu isotop uranium terdiri dari 92 proton dan 143 neutron, berikanlah notasi isotop unsur tersebut.
- 4 -
SOAL-SOAL STRUKTUR ATOM (OBJEKTIF)
1. Partikel atom yang tidak bermuatan adalah ………
a. Proton b. Neutron c. Elektron d. Inti atom d. Proton dan elektron
12 14
2. Unsur C dan C berbeda dalam jumlah ………
6 6
a. Elektron b. Proton c. Neutron d. Nomor atom d. Kulit elektron
39
3. K, maka konfigurasi elektron per kulit adalah ………
19
a. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
b. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d1
c. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2
d. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 4d1 5s2
e. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4so 3d1
4. Model atom roti kismis dikemukakan oleh ……..
a. Dalton b. Thompson c. Rutherford d. Maxwell e. Neils Bohr
5. Neils Bohr menemukan adanya :
a. Elektron dalam atom d. Inti atom
b. Neutron dalam atom e. Tingkat energi elektron
c. Proton dalam atom
II. Sistim Periodik Unsur
  1. Sejarah perkembangan sistem periodik
1. Penggolongan berdasar sifat kelogaman
Unsur dialam digolongkan menjadi unsur logam dan non logam
2. Menurut Debereiner
Debereiner menemukan adanya keteraturan hubungan berat atom antara 3 buah unsur yang mempunyai sifat kimia yang mirip
Bila ketiga unsur tersebut diurutkan menurut naiknya atom maka berat atom unsur ditengah sama dengan rata-rata dari unsur ke 1 dan 3 (hk. Triade)
3. Menurut John Newlands
Newland menyusun daftar unsur menurut kenaikan berat atom. Ada perulangan sifat setiap 8 unsur (Hk. Oktaf)
- 5 -
Dari daftar tersebut dapat dilihat yang termasuk dalam 1 golongan adalah :
Li, Na, K Be, Mg, Ca B, Al C,Si dst
4. Menurut Mendeleyer dan Lothar Meyer
Unsur disusun berdasar kenaikan berat atom dan persamaan sifat. Sifat periodik unsur adalah merupakan fungsi periodik dari berat atomnya.
5. Sistem Periodik Modern/Panjang
Disusun menurut kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat
Dalam sistem periodik modern ini berbentuk tabel yang terdiri dari 2 lajur :
- Lajur vertikal (tegak) disebut golongan yang disusun atas kemiripan sifat
- Lajur horizontal (datar) disebut periode yang disusun atas kenaikan nomor atomnya.
Yang kita gunakan sampai sekarang ini adalah sistem periodik modern.
Dalam sistem periodik modern golongan dibagi menjadi 2 yaitu golongan utama (A) dan transisi (B) yang terletak diantara golongan IIA dengan IIIA.
Penamaan khusus untuk beberapa golongan adalah :
Golongan IA disebut golongan Alkali
IIA Alkali tanah
VIIA Halogen
VIIIA Gas mulia
· Catatan : semua siswa harus punya daftar/tabel periodik unsur
  1. Konfigurasi elektron dan sistem periodik.
Berdasarkan konfigurasi elektronnya, maka kedudukan unsur dalam sistem periodik dapat diketahui baik golongan maupun pereodenya.
- Golongan : ditentukan dari jumlah elektron di kulit terluar (elektron valensi)
- Pereode : ditentukan oleh nomor kulit terluar.
- 6 -
Secara skematis cara penentuan golongan dan pereode.
Pereode = - no kulit terluar/terbesar
(horizontal) - harga : 1 – 7
Sistem blok s : sx gol = x
Periodik Utama
Golongan = - elektron (A) blok p:sxpy gol = x+y
(vertikal) valensi blok d : s
Transisi jika : x+y = 8,9,10 VIIIB
(B) x+y = 11 IB
x+y = 12 IIB
blok f : 4f : lantanida
IIIB
5f : aktinida
Contoh :
19K : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 : Gol : IA, pereoda : A
33As : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p3 : Gol : VA, pereoda : A
25Mn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5 : Gol : VIIB, pereoda : A
30Zn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 : Gol : IIB, pereoda : A
  1. Sifatx periodik unsur
Ada 4 sifatx unsur yang berurutan secara periodik yaitu :
1. Jari atom (r) : jarak dari inti atom sampai ke kulit yang terluar
- dalam 1 golongan (dari atas ke bawah) jarix makin besar
- dalam 1 pereode (dari kiri ke kanan) jarix makin kecil
2. Energi ionisasi : energi yang diperlukan oleh atom/ion untuk melepaskan 1 elektron terluar.
- dalam 1 golongan : energi ionisasi makin kecil
- dalam 1 pereode : energi ionisasi makin besar
3. Afinitas elektron : energi yang dibebaskan oleh atom untuk menerima sebuah elektron.
- dalam 1 golongan : afinitas elektron makin kecil
- dalam 1 pereode : afinitas elektron makin besar
4. Keelektronegatifan : kemampuan suatu unsur menarik atom/unsur lain sehingga menjadi bermuatan negatif.
- dalam 1 golongan : keelektronegatifan makin kecil
- dalam 1 pereode : keelektronegatifan makin besar
secara skematis, sifatx periodik unsur dalam 1 golongan dan pereode.
1 pereode makin ke kanan
- 7 -
1 golongan - Jarix atom : makin kecil
makin ke - Energi ionisasi : makin besar
atas - Afinitas elektron : makin besar
- Elektronegativitas : makin besar
Soalx sistem periodik unsur
1. Letak golongan unsur dalam sistem periodik ditentukan oleh ……….
a. Jumlah elektron valensi d. Massa atom unsur
b. Susunan elektron valensi e. Volume atom
c. Jumlah kulit elektron
2. Dalam sistem periodik panjang, unsur transisi terletak antara golongan ……..
a. IIA dan IIB d. IA dan IIA
b. IIIB dan IIB e. IIB dan IIIB
c. IIA dan IIIA
3. Unsur yang tidak termasuk gas mulia ialah ………
a. He b.Ne c. Se d. Kr e. Rn
4. Sistem periodik unsur disusun berdasarkan ………
a. Sifat fisik unsur d. Massa atom relatif unsurx
b. Sifat kimia unsur e. Volume atom
c. Susunan elektron dari unsurx
5. Unsur dengan susunan elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 dalam sistem periodik terletak pada ………..
a. Pereode 3 golongan IIIA d. Pereode 5, golongan IIIA
b. Pereode 3 golongan IIA e. Pereode 5, golongan VA
c. Pereode 3 golongan VA
SOALx ESSAY :
1. Tentukan golongan dan pereode dari unsurx berikut :
( tentukan dulu konfigurasi elektronnya )
a. 11Na f. 87Fr
b. 20Ca g. 6C
c. 18Ar h. 13Al
d. 35Br i. 17Cl
e. 27Co j. zHe
2. Tentukan nomor atom dari unsurx berikut yang terletak pada :
a. Periode 1 golongan IIIA d. Pereode 3, golongan VIA
b. Pereode 2 golongan IVA e. Pereode 3, golongan VIIIA
c. Pereode 2 golongan V
- 8 -
3. Bila diketahui lima buah unsur berikut :
13Al 15P 17Cl 19K dan 20Ca
Susunlah kelima unsur tersebut berdasarkan urutan pertambahan/kenaikan dari :
a. Jarix atomnya
b. Energi ionisasinya
c. Afinitas elektronnya

Senin, 23 Juli 2012

Ekonomi Makro dan Mikro


Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :
  • Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
  • Sumber daya tersedia secara terbatas.
  • Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost).
Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.
1. Ekonomi Makro

Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
  • Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
  • Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
  • Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.
2. Ekonomi Mikro
Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.
Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Secara teori, tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.
Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro
Dilihat dari
Ekonomi Mikro
Ekonomi Makro
Harga
Harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja)
Harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan)
Unit analisis
Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan
Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbu8han ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi.

Tujuan analisis
Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat.
Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan
Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi
  1. Masalah kemiskinan
Upaua penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya program IDT (Inpres Desa Tertinggal), KUK (Kredit Usaha Kecil), KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen) PKT (Program Kawasan Terpadu), GN-OTA dan program wajib belajar.
  1. Masalah Keterbelangkangan
Masalah yang dihadapi adalah rerndahnya tingkat pendapatan dan pemerataannya, rendahnya pelayanan kesehatan, kurang terpeliharanya fasilitas umum, rendahnya tingkat disiplin masyarakat, renddahnya tingkat keterampilan, rendahnya tingkat pendidikan formal, kurangnya modal, produktivitas kerja, lemahnya manajemen usaha. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM, pertukranan ahli, transper teknologi dari Negara maju.
  1. Masalah pengangguran dan kesempatan kerja
Masalah pengangguran timbul karena terjadinya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan kesempatan kerja yang tersedia. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memeiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pembukaan investasi baru, terutama yang bersifat padat karya, pemberian informasi yang cepat mengenai lapangan kerja
  1. Masalah kekurangan modal
Kekurangan modal adalah suatu cirri penting setiap Negara yang memulai proses pembangunan. Kekurangan modal disebabkan tingkat pendapatan masyarakat yang rendah yang menyebabkan tabungan dan tingkat pembentukan modal sedikit. Cara mengatasinya memlaui peningkatan kualitas SDM atau peningkatan investasi menjadi lebih produktif.

Peran dan Fungsi Pemerintah di Bidang Ekonomi
  1. Fungsi stabilisasi, yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi, sosial politik, hokum, pertahanan dan keamanan.
  2. Fungsi alokasi, yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa public, seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan fasilitas penerangan, dan telepon.
  3. Fungsi distribusi, yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat.

Reproduksi Virus

Perkembangbiakan (reproduksi) Virus
Untuk berkembangbiak, virus memerlukan lingkungan sel yang hidup, seperti yang telah disinggung di awal artikel. Oleh karena itu, virus menginfeksi/menyerang sel hidup seperti sel bakteri, hewan, tumbuhan, maupun manusia.

Ada 2 macam cara virus menginfeksi/menyerang bakteri :
a. Litik
Virus akan menghancurkan sel induk setelah berhasil melakukan reproduksi.
Infeksi melalui litik melalui fase-fase :
1. Absorpsi
Dengan serabut ekornya, virus melekat dibagian tertentu dari dinding sel bakteri. Daerah tersebut biasa disebut daerah reseptor.
2. Penetrasi
Meskipun virus ini tidak mempunyai enzim untuk metabolisme, bakteriofag memiliki enzim lisozim yang berfungsi merusak dinding sel bakteri. Setelah dinding bakteri rusak, DNA fag masuk ke dalam sel bakteri.
3. Replikasi dan Sintesis
Fag merusak DNA bakteri dan menggunakannya sebagai bahan untuk replikasi dan sintesis. Pada tahap replikasi, virus menyusun dan memperbanyak DNA nya lalu pada tahap Sintesis, virus membentuk selubung protein baru.
4. Perakitan
Komponen atau bagian virus akan disusun/dirakit membentuk virus baru. Hasilnya adalah ratusan virus baru lengkap dengan DNA dan kapsidnya.
5. Pembebasan
Sesaat virus baru dewasa, sel bakteri lama kelamaan akan membesar dan pecah (lisis), sehingga virus dewasa yang baru ini keluar / bebas. Waktu untuk bakteriofag melalui siklus litik memerlukan waktu 20 menit.
Siklus Reproduksi Bakteriofag
b. Lisogenik
Virus tidak menghancurkan sel, tetapi berintegrasi dengan DNA sel induuk. Dengan begitu, virus akan bertambah banyak pada saat sel inang membelah.
Infeksi melalui Lisogenik melalui fase-fase :
1. Absorpsi dan Infeksi
Fase penempelan virus ditempat spesifik pada dinding luar sel bakteri. (sama seperti pada litik)
2. Penetrasi
DNA virus masuk kedalam sel bakteri. (sama seperti litik).
3. Penggabungan
DNA virus bergabung dengan DNA bakteri membentuk Profag. Dalam bentuk ini, sebagian besar gen berada dalam fase tidak aktif, tetapi sedikitnya ada satu genn yang selalu aktif. Gen aktif berfungsi untuk mengkode protein reseptor yang berfungsi menjaga agar sebagian gen profag tidak aktif.
4. Replikasi
Saat profag akan bereplikasi, itu berarti DNA virus juga turut bereplikasi. Kemudian ketika bakteri membelah diri, bakteri menghasilkan 2 sel anakan yang masing-masing mengandung profag. DNA virus (dalam profag) akan terus bertambah banyak jika sel bakteri terus menerus membelah.